DOSA YANG KUNIKMATI
Dosa yang aku nikmati
Sentuhan rasa yang ku alami hanya semakin dalam menyeretku ke lembah dosa tanpa tepi, semua kenikmatan dan nafsu yang kusembah hanya melahirkan kembali tunas-tunas derita baru yang tak pernah kusadari. Kenapa selalu aku lakukan kembali, berlayar dalam kenikmatan namun harus berakhir dalam lautan yang semakin kelam ?, dosa ini mampu kubeli namun cahaya yang kucari semakin menjauh pergi, keindahan ini mampu kunikmati namun semakin membenamkan diriku kedalam keruhnya kehidupan. Ah…entahlah, semuanya telah berubah dalam aturan yang tak pernah pasti.
Keindahan cinta yang kau tawarkan merubah semua kebahagiaan menjadi kemuraman yang mulai mengutuk jernihnya hati, saat malam yang sepi berubah menjadi sebuah konfrontasi antara hasrat yang suci dan hati yang mati. Satu rahasia yang semestinya dihargai akhirnya menyerah pada sebuah fantasi, ketika jernihnya sebuah tirai misteri hancur terkoyak oleh hembusan nafsu yang semestinya tak pernah terjadi. Satu keinginan untuk mencicipi berubah menjadi tragedi yang telah menghapus aneka warna ilahi menjadi kegelapan abadi. Oh…, mengapa semua ini mesti terjadi ?, jernihnya pikiran tak mampu lagi kita kuasai, ketika kita saling mendekatkan tubuh dan mulai menampakkan nafsu yang tersembunyi, mengapa hanya hasrat yang menggebu yang kita percayai ?.
Akhirnya langkah cinta yang kita taburi dengan beningnya hati telah terhenti tanpa sebuah arti, makna cinta yang coba kita arungi tak mampu untuk kita pelajari. Kesucian hati yang selalu menghias hari kita biarkan mati, menyerah pada mimpi dan ambisi tuk mereguk sebuah kenikmatan yang seharusnya masih menjadi misteri. Masihkah dapat kita sesali, ketika beningnya telaga hati telah tertutup oleh buramnya sebuah kenikmatan mimpi ?, ataukah kita kan terus mengulangi meski akhirnya harus terbenam dalam keruhnya sebuah dosa ? Ah entahlah…, saat ini hanya hasrat penuh debu yang mampu membunuh nafsu yang terus berderu, dan jernihnya pikiran hanya membisu dalam ketidakberdayaan kita menghadapinya.
ho ow, kamu ketuan…
King Romee
October 21, 2008